Network Centric Principles V
Nama : Chandra Gupta Murtono
NIM : 1519551018
Universitas/Fakultas/Jurusan : Udayana/Teknik/Teknologi Informasi
Mata Kuliah : Network Centric Principles (Paralel)
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
Review Kuliah Pertemuan Kelima
Network Centric Principles
memiliki 5 lapisan atau layer yang membentuknya. Selayaknya layer pada jaringan
komputer dasar seperi OSI layer maupu TCP/IP layer, layer pada Network Centric
Principles semakin kebawah maka lingkup bahasannya lebih kearah teknis dan
semakin keatas maka lebih ke arah yang bersifat abstrak. Berikut merupakan
kelima layer Network Centric Principles yang dijelaskan dari bawah ke atas.
1. 1. Layer pertama yaitu Foundation sesuia namanya
layer ini berada pada paling bawah yang dimana merupakan suatu dasar atau
petunjuk yang meliputi (Governance, Spectrum, Doctrine, Policy, Architecture,
Engineering, Standards).
2. 2. Layer kedua yaitu Communications sesuai namanya
layer ini merupakan untuk digunakan dalam berkomunikasi yang meliputi
(Teleports, TCS, GIG-BE, RF Nets, Wireless Communications, Commercial Fiber).
3. 3. Layer ketiga yaitu Computing yang sesuai namanya
digunakan untuk melakukan proses komputasi baik pada software dan hardware yang
meliputi (Messaging, Collaboration, Storage, Discovery, Mediation).
4. 4. Layer keempat yaitu Applications yang sesuai
namanya digunakan dalam pengembangan suatu aplikasi atau software yang meliputi
(Medical, Business Applications, Global Combat Support System (GCSS)).
5. 5. Layer kelima yaitu Capabilities yang sesuai
namanya yaitu kesanggupan atau kemampuan dalam suatu proses yang meliputi (Blue
Force Tracking, Time Critical Targeting, Battlefeld Resupply and Replenishment,
Paperless Contracting).
Dunia teknologi mengenal Network Centric
Principles sebagai sebuah konsep prinsipal/teori mengenai infrastruktur,
sistem, proses, dan pengguna jaringan komputer yang penerapannya dilakukan pada
bidang bisnis, kesehatan, pendidikan, dan militer.
Network centric pada akhirnya diharapkan
mampu memenuhi interoperabilitas yang tinggi atau dengan kata lain memiliki
dukungan dan berjlan baik pada sebanyak mungkin atau semua platform. Hal
tersebut mengakibatkan Network Centric untuk diterapkan pada SOA (Service
Oriented Architecture), Net Centric Computation, dan teknologi lainnya di dalam
jaringan komputer. Contoh kasus yang dapat diambil untuk menggambarkan
interoperabilitas tinggi adalah aplikasi-aplikasi social media. Layanan seperti
Facebook, Twitter, Google+ mempunyai infrastruktur dan aplikasi yang dapat dijalankan
baik di web browser, native desktop app, mobile app dengan sistem operasi
apapun. Aplikasi social media juga dapat diakses kapanpun dan jarang mendapat
gangguan layanan.
.png)


0 komentar: