ASD Tugas 1
Nama
: Chandra
Gupta Murtono
NIM
: 1519551018
Universitas/Fakultas/Jurusan
: Udayana/Teknik/Teknologi Informasi
Mata Kuliah
: Analisis Sistem dan Desain (Paralel)
Dosen
: I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.
Sistem Informasi dan Sistem Informai Desain
Sistem
adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan tujuan yang sama untuk
mencapai tujuan. Organisasi terdiri dari sejumlah sumber daya manusia,
material, mesin, uang dan informasi. Sumber daya tersebut bekerja sama menuju
tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditentukan oleh pemilik atau manajemen
(McLoed dalam Yacub, 2012).
Menurut
I Putu Agus Eka Pratama (2014) Sistem didefenisikan sebagai sekumpulan prosedur
yang saling berkaitan dan saling terhubung untuk melakukan suatu tugas
bersama-sama. Secara garis besar, sebuah sistem informasi terdiri atas tiga
komponen utama yaitu software, hardware dan brainware. Ketiga komponen ini
saling berkaitan satu sama lain.
Sistem
informasi merupakan suatu kupulan dari komponen-komponen dalam organisasi yang
berhubungan dengan proses penciptaan dan aliran informasi. Pada lingkungan
berbasis komputer, sistem informasi menggunakan perangkat keras dan lunak
komputer, jairngan telekomonikasi, manajemen basis data, dan berbagai bentuk
teknologi informasi yang lain dengan tujuan untuk mengubah sumber data menjadi
berbagai macam informasi yang dibutukan oleh pemakai (Yacub, 2012).
Sistem
informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan yang
mempertemukan kebutuhan pengelolahan data transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi serta
menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Tata
Sutabri, 2012).
Sistem
informasi (information system) secara teknis dapat didefinisikan sebagai
sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan (atau mendapatkan),
memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk menunjang
pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi (Laudon dalam
Elsa Suryana Riskadewi, 2014).
Dari
penjelasan beberapa teori yang telah dipaparkan maka dapat didefenisikan bahwa
sistem informasi merupakan kumpulan dari komponen-komponen dalam sebuah
organisasi yang saling terintegrasi yang mampu menghasilkan sebuah informasi
dan dapat digunakan sebagai penunjang pengambilan keputusan dan pengawasan
dalam suatu organisasi.
Sistem
informasi manajemen (SIM) adalah bukanlah sistem informasi keseluruhan, sebab
tak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke
dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari sistem informasi akan
selalu ada di luar sistem komputer.
Pengembangan
SIM canggih berbasis komputer membutuhkankan sejumlah orang yang berketrampilan
tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer
organisasi. Banyak organisasi yang gagal membangun SIM karena :
1. Kurang organisasi yang wajar
2. Kurangnya perencanaan yang memadai
3. Kurang personil yang handal
4. Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
1. Kurang organisasi yang wajar
2. Kurangnya perencanaan yang memadai
3. Kurang personil yang handal
4. Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
SIM
yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan
diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak
terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.
Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.
Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.
Secara
teoritis komputer bukan prasyarat mutlak bagi sebuah SIM, namun dalam praktek
SIM yang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer.
Prinsip utama perancangan SIM : SIM harus dijalin secara teliti agar mampu
melayani tugas utama.
Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.
Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.
Sistem
informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data
sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan
produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria
mutu yang telah ditetapkan.
Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.
Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.
Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.
Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.
Lingkungan
bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer harus
membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen
dengan munculnya pemecahan yang memadai.
Daftar Pustaka
Pratama
Eka A. I, 2014. Sistem Informasi
dan Implemtasinya, Teori & Konsep Sistem Informasi Disertai Berbagai Contoh
Praktiknya Menggunakan Perangkat Lunak Open Source. Informatika,
Bandung.
Riskadewi
Suryana Elsa, 2014. Penerimaan
Sistem Informasi Akademik Universitas Airlangga Cyber Campus (UACC) pada Dosen
FISIP Universitas Airlangga. Jurnal Ilmiah, Univ. Airlangga.
Sutabri
Tata, 2012. Konsep Sistem
Informasi. Andi, Yogyakarta.
Yakub,
2012. Pengantar Sistem Informasi.
Graha Ilmu, Yogyakarta.
http://autotekno.sindonews.com/read/967047/133/sistem-informasi-di-indonesia-tidak-aman-1424482867
.png)


0 komentar: